MASYARAKAT HARUS PINTAR DAN KUAT

Makassar, 20 Maret 2015

Perlombaan desa dan kelurahan sebentar lagi akan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, denan profil desa gambaran dari sebuah keberadaan atau kondisi desa dan kelurahan yang akan ikut dalam perhelatan tahunan ini merupkan salah satu indikator kunci penilaian.

BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan sebagai leading sektor atas terlaksanannya perlombaan desa dan kelurahan tingkat provinsi dan sebagai persiapan dalam menyambut agenda pemerintah ini, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menetri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2007, tentang perlombaan desa dan kelurahan. Berupaya agar perlombaan kali ini dapat terselenggara dengan baik.

Dalam memberikan pembinaan terhadap desa dan kelurahan, Drs.Sentot Irawan D, M.Si selaku Plt. Kepala BPMPDK Prov. Sulsel serta beberapa kepala BPMPD Kabupaten Kota melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekalongan. kegiatan ini dilakukan untuk meninjau keberhasilan Pemerintah Kota pekalongan dalam penyusunan Profil Desa dan Kelurahan berbasis web dimana kota Pekalongan merupakan kota terbaik dalam bidang IT.

Walikota pekalongan dr.H. Muhammad Basyir Syawie, yang menerima rombongan Kuker diruang rapat pimpinan didampingi oleh Asisten II Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Kota Pekalongan.

Terkait dengan profil desa dan kelurahan Kota Pekalongan adalah kota terbaik dalam penerapan Penyusunan Profil Desa dan Kelurahan, dan merupakan kota terbaik dalam bidang IT. ini dikarenakan pemkot mengintergrasi seluruh jaringan data yang ada di SKPD hingga mampu memberikan pelayanan data yang akurat bahkan pemerintah kota telah  mendistribusikan jaringan internet hingga kelevel Rukun Warga (RW).

Bukan hal yang mustahil jika dalam penyusunan Profil Desa dan Kelurahan yang sudah Berbasis web dapat terselesaikan dengan baik. hal ini pula,  dilakukan oleh pemerintah kota pekalongan agar masyarakatnya menjadi pintar, ada beberapa program yang dilakukan oleh pemerintah kota salah satunya P2KSBM (Program Percepatan Pembangunan Keluarga Sejahtera Berbasis Masyarakat). ada tiga kata kunci yakni percepatan pembangunan, keluarga sejahtera dan berbasis masyarakat,. menurut bpk. Muh. basyir Syawie. yang mampu mengatasi orang miskin bukan walikota, Bukan DPR dan pejabat lainnya tetapi warga prasejahtera itu sendiri dan orang orang terdekatnya yakni keberadaan RT, RW, LPM, dan lembaga masyarakat lainnya. untuk itu sebagai langkah awal pemerintah kota memperkuat kelembagaan yang ada dimasyarakat seperti LPM dan BKM, dan kewenangan Walikota didelegasikan ketingkat kelurahan hingga kelevel masyarakat dengan dua cara, membentuk semua kelembagaan yang ada dengan didukung dengan regulasi.

Memiliki basic pemberdayaan masyarakat yang kuat dimulai dari level kelurahan kota Pekalongan, tahun ini didaulat oleh Unesco Paris sebagai kota kreatif Dunia.  predikatnya ini diraih karena pemberdayaan masyarakatnya.(Valnsky)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *